Pages

Wednesday, 27 February 2013

Mahkamah Konstitusi menolak GUGATAN SENGKETA PILGUB SULSEL

Gubernur Sulawesi selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan doa bersama sebelum sidang putusan Mahkama Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilgub Sulsel 2013.

Syahrul bersama simpatisannya yang berada di Jakarta tepatnya di Plaza Indonesia  Jalan. Mh Thamrin, melkukan doa bersama sekaligus menanti hasil putusan MK yang saat ini telah dimulai.

Sementara itu usai dari putusan MK dibacakan, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin limpo langsung menuju ke Mess Pemprov Sulsel di Jakarta. Dan di kabarkan langsung terbang menuju kembali kota Makassar.

 
Bacaan Putusan MK

Dalam pembacaan keputusan sidang gugatan pilgub sulsel di MK sore ini Selasa (26/2/2013) terbukti jika pemohon dalam hal ini pasangan Ilham – Azis juga terbukti juga melakukan kecurangan saat pilgub berlangsung. Hal ini menurut hakim MK, terungkap dari keterangan saksi-saksi saat persidangan berlangsung.

Beberapa pelanggaran dan kecurangan yang dilakukan oleh Tim IA adalah, terbukti adanya money politik yang dilakukan oleh Sekda Kolaka utara, mobilsasi massa yang dilakukan oleh Asisten IV Pemkot Makassar Sittiara. Serta adanya pendukung dari Tim IA yang menyebarkan kampanye hitam menjelek-jelekakan pasangan SAYANG.

Selain itu tuduhan kepada SAYANG juga tidak terbukti, baik itu oleh Bupati Lutim dan Gowa

MK Tolak Gugatan Tim IA

Seperti diprediksi sebelumnya, pihak Mahkama Konstitusi (MK) akhirnya menolak gugatan gugatan Tim IA terkait dengan pilgub Sulsel. Pembacaan keputusan yang dilakukan secara marathon ini, menilai bahwa semua gugatan dari pemohon di tolak secara keseluruhan.

Alasan utama dari penolakan gugatan oleh pihak MK dikarenakan kurangnya bukti-bukti yang bisa yang diajukan oleh pemohon. Selain itu gugatan dan tuduhan yang di sampaikan juga tidak berpengaruh kepada perolehan suara untuk Pilgub.

Bahkan dalam persidangan juga terungkap jika pemohon juga melakukan berbagai pelanggaran pada saat Pilgub. Keputusan MK yang menolak gugatan pemohon disambut teriakan Takbir oleh simpatisan dan pendukung SAYANG di kantor Golkar.
Tanggapan Ilham Arif Sirajuddin
Sementara pagi tadi Ilham Menyatakan bahwa "Apapun Hasilnya Saya Syukuri", Jelang putusan Mahkama Konstitusi (MK) yang sedianya di umumkan, calon gubernur nomor urut satu selaku pemohon pasangan Ilham Arif Sirajuddin dan Azis Qahhar mudzakkar (IA) mengatakan bahwa apapun hasilnya tetap harus disyukuri.
Ilham arif sirajuddin yang di temui diruang kerjanya hari ini Selasa 26/2/2013. Menambahkan bahwa keputusan MK yang nantinya akan di umumkan berharap agar Tim dan Relawan harus terima dan tetap bersyukur atas putusannya nanti.
Sementara itu Ilham juga menyikapi akan fakta yang terbuka di MK dan tak perlu ada kekecewaan akan hasil putusan serta sudah melakukan tahapan konstitusi. (KM/Tim)

Tuesday, 26 February 2013

Hari ini Nonton Bareng Gelar Putusan Mahkamah Konstitusi

Sidang gugatan pilgub Sulsel hari ini, Selasa ( 26/2/2013) pukul 16.00 wita akan memasuki agenda pengambilan keputusan. Meskipun belum ada kepastian siapa yang memenangkan gugatan ini, namun pihak SAYANG tetap optimis jika gugatan pihak IA akan di tolak oleh MK.


Para pendukung SAYANG di Makassar akan menggelar nonton bareng sidang MK di lapangan Hasanuddin Makassar. Mereka akan bersama-sama menyaksikan pembacaan keputusan MK. Setelah selasai pembacaan keputusan MK, Syahrul Yasin Limpo akan langsun menyampaikan victory speech atau pidato kemenangan.
“Usai pembacaan keputusan sidang MK, Pak Syahrul akan melakukan victory speech di lapangan Hasanuddin, dimana para relawan dan simpatisan sudah menungg,” ujar Irman Yasin Limpo.
Irman juga menegaskan bahwa tidak akan ada mobilisasi massa dan kompoi saat pembacaan keputusan MK. Karenanya dia meminta para relawan dan simpatisan SAYANG untukmenjaga keaman dan ketertiban.

SYL akan menerima langsung SK Putusan MK sebagai PEMENANG PEMILUKADA SulSel

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan keputusan akhir sengketa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel. MK membacakan putusan akhir di  Jakarta, Selasa (26/2). Sidang dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB atau pukul 17.00 wita, sore ini.

Kemarin, Senin (25/2) sore, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo terbang ke Jakarta. Sementara Ilham Arief Sirajuddin meninggalkan Jakarta menuju Makassar, Senin (25/2) malam. Ilham memastikan diri mulai masuk kantor hari ini setelah melaksanakan umrah.

Syahrul belum dipastikan menghadiri sidang Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendengar keputusan akhir sengketa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel.



Salinan Putusan Mahkamah Konstitusi akan diterima langsung oleh SYL

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) dijadwalkan akan menghadiri undangan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam rangka peresmian Pusat Pendidikan Pancasila dan Kontitusi MKRI, di Cisarua, Bogor, Jawa
Barat.

Selain Syahrul, hadir juga Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Ketua MKRI, Mahfud MD.
Jadwal persemian itu sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (26/2). Itu berarti Mahfud MD akan ke Bogor dan enam jam sebelum menghadiri sidang putusan sengketa pilgub Sulsel yang rencananya dihelat, Selasa
(26/2) besok.

“Sudah dipastikan kalau pak Gub akan hadir di Bogor memenuhi undangan MK itu,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Agus Sumantri, Senin (25/2) di Makassar.
Meski bersama MK, menurut Agus Sumantri tidak memiliki keterkaitan dengan keputusan sengketa pilgub Sulsel.

“Beliau (SYL) diundang sebagai gubernur Sulsel dan sekaligus Ketua APPSI dan kapasitasnya sebagai birokrat sejati yang sulit ada duanya di Indonesia, untuk level gubernur,” jelas Agus.

Sudah hampir dipastikan bahwa SALINAN KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI terkait sengketa Pemilukada Sulawesi Selatan, akan diterima langsung oleh Syahrul Yasin Limpo sebagai pemenang

Nurdin Abdullah akan menang telak 84,6% di PILBUP BANTAENG

Popularitas dan elektabilitas Bupati Bantaeng,

Nurdin Abdullah masih mendominasi perolehan survei yang dilakukan oleh Insert Institute tentang persepsi masyarakat menghadapi pelaksanaan Pilkada setempat 2013 nanti.

Dari delapan kecamatan yang ada di Bantaeng, kepemimpinan incumbent mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi sebesar 87 persen dari masyarakat Bantaeng. Rata-rata responden merasa puas dengan
pembangunan Bantaeng dalam kepemimpinan Bupati saat ini Direktur PT Insert Institute, Muh Aris mengatakan sebagai wujud apresi masyarakat terhadap bupati saat  ini, 77 persen responden diantaranya menyatakan akan kembali memilih Nurdin Abdullah untuk melanjutkan pembangunan Bantaeng.

"Hasil ini cukup mengejutkan karena secara keseluruhan di delapan kecamatan yang ada di Bantaeng popularitas incumbent masih cukup tinggi dibandingkan sejumlah figur bakal calon Bupati Bantaeng yang sudah mengemuka saat ini," kata Aris,

Survei dilakukan terhadap 400 responden yang tersebar di semua desa/kelurahan yang ada di delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng. Tingkat kepercayaan survey (confidence level interval) sebesar 95
persen dan Sampling Error 4 persen.

Survei menggunakan metode proportional random sampling yang dipadukan dengan stratifield random sampling menjadi pilihan dalam teknik penarikan sampel dengan pertimbangan asumsi keragaman sampel.

Surveyor disebarkan secara acak dengan penentuan titik acuan yang disepakati sebagai simpul massa. Kemudian melakukan pengambilan data pada responden yang terpilih secara acak pula berdasarkan batas administrasi desa/kelurahan.

Survey dilaksanakan selama empat hari dengan jumlah surveyor sebanyak 15 orang dimulai sejak 17-20 Februari 2012. Hasilnya, tingkat popularitas enam besar kandidat bakal calon Bupati
Bantaeng di Pilkada 2013 nanti masing-masing Nurdin Abdullah 97,73 persen, Hadi Djamal 51 persen, Ilhamsyah Azikin 64,82 persen, Arfandi Idris 38,69 persen, Asli Mustajab, 71,01 persen, dan Sugiarty Mangun Karim 43,96 persen

Keberhasilan Prof.Dr.Ir.Nurdin Abdullah,M.Agr.


Sebagai kota bersih peraih penghargaan Adipura 2010, Kota Bantaeng, ibukota Kabupaten Bantaeng, sekitar 120 km di arah selatan Kota Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, pantas diacungkan jempol.
Selain kebersihan kota yang tampak terjaga oleh warga, beragam bunga yang tumbuh subur dengan aneka warna indah di pekarangan rumah maupun halaman-halaman perkantoran di kota yang terletak di lembah Gunung Lompobattang ini. Pemerintah Kabupaten Bantaeng pascapenghargaan Adipura 2010 tampak kian terpacu memperbaiki tata massa di Kota Bantaeng yang sejak tahun 1737 telah ditata sebagai ibukota Afdeling – membawahi onderafdeling Bulukumba, Sinjai, Selayar dan Binamu (Jeneponto) oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Jika memasuki Kota Bantaeng saat ini, terlihat hampir di semua sudut kota sedang berlangsung perbaikan drainase, serta pembangunan, perbaikan, pengaspalan dan pelebaran jalan-jalan dilengkapi pembuatan pedestrian yang ditata apik untuk memberi jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pejalan kaki.
Menurut istilah Bupati Bantaeng, Prof.Dr.Ir.H.M.Nurdin Abdullah, M.Agr, Kota Bantaeng saat ini sedang diacak-acak dalam kaitan perwujudan program The New Bantaeng. Salah satu program yang dicanangkan sejak ia dilantik menjadi Bupati Bantaeng ke-11, 6 Agustus 2008, untuk menjadikan Kota Bantaeng sebagai pusat pertumbuhan perekonomian baru di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
‘’Spirit kejayaan daerah Butta Toa Bantaeng, kota yang sudah dikenal sebagai bagian dari wilayah pemerintahan serta perniagaan yang diperhitungkan sejak masa Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Singosari sekitar abad ke-12, berusaha kita bangkitkan dan meraihnya kembali dalam suasana kekinian, antara lain melalui pelaksanaan program The New Bantaeng,’’ ujar Nurdin Abdullah